Menyanyikan layu secara Solo/Tunggal
Julian Fernando
9E/20
Rangkuman bab 3:
Perbedaan materi vokal yang dimiliki oleh dua orang yang berbeda, yaitu :
1. Warna suara/timbre, Bunyi atau suara satu siswa berbeda dengan siswa lainnya, ini karena getaran yang dihasilkan, bentuk pita suaranya berbeda. Perbedaan ukuran pita suara menghasilkan perbedaan frekuensi suara masing-masing.
2. Wilayah Nada, Kemampuan seseorang dalam mencapai ketinggian dan rendahnya nada menyebabkan seseorang memiliki wilayah nada.
Wilayah nada bisa bertambah dan berkurang sesuai intensitasnya dalam berlatih olah vokal. Berdasar ambitusnya, wilayah nada dikelompokkan menjadi :
a. Suara anak-anak : Suara anak-anak tinggi wilayah nadanya c’ – f’. Suara anak rendah, wilayah nadanya a – d’’
b. Suara wanita : Sopran = Suara wanita tinggi wilayah nadanya c’- a’’. Mezo Sopran = Suara wanita sedang wilayah nadanya a – f’’. Alto = Suara wanita rendah, wilayah nadanya f – d’’
c. Suara pria : Tenor = Suara tinggi pria wilayah nadanya c – a’’. Bariton = Suara sedang pria wilayah nadanya a – f’. Bass = Suara rendah pria wilayah nadanya f – d’
Bernyanyi yang baik harus diawali dengan sikap berdiri yang baik pula, karena sikap berdiri yang baik ini dapat memaksimalkan tenaga untuk bernyanyi. Cara berdiri yang baik saat bernyanyi yaitu :
1. Badan tegak dan rileks, kaki dibuka sedikit
2. Berat badan bertumpu di kedua kaki dengan seimbang
3. Dada dibusungkan tapi tetap rileks
4. Pandangan lurus ke depan
5. Posisi tangan rileks di samping kiri kanan
Berikut contoh posisi berdiri yang benar ketika bernyanyi :
Pernapasan yang dianjurkan saat bernyanyi yaitu pernapasan diafragma. Dalam diafragma terdapat otot yang jika terus dilatih dengan olah napas akan menjadi lebih kuat sehingga dapat memperpanjang durasi keluarnya napas saat bernyanyi
Resonansi adalah Proses menggemakan suara dengan cara menempatkan sumber suara agar suara lebih keras ketika dikeluarkan dan sampai kepada pendengar.
Berdasar fungsinya, jenis resonansi atau tempat memantulkan sumber bunyi ada 3 yaitu :
1. Resonansi Dada, memantulkan sumber bunyi bagian dada akan menghasilkan suara rendah. Jika memproduksi suara rendah, hendaklah menggunakan resonansi dada agar nada rendah dapat dicapai dengan tepat dan halus
2. Resonansi Hidung, memantulkan sumber bunyi seputar hidung yaitu tulang rahang mulut sampai ke pipi, menghasilkan suara sedang yang tepat dan halus. Kerja tenggorokan tidak terlalu berat dan tidak mudah lelah. Suara yang dihasilkan terdengar lebih bening dan bersih
3. Resonansi Kepala, Memantulkan sumber bunyi bagian kepala, menghasilkan suara tinggi dan halus. Didukung dengan kerja otot diafragma yang maksimal.
Improvisasi adalah melakukan sesuatu tanpa persiapan. Dalam bernyanyi merupakan pengembangan ornamentasi pada sebuah lagu dengan tujuan agar lagu terdengar tidak membosankan dan lebih menarik.
Variasi lagu dapat dilakukan dengan mengubah tiga unsur lagu yaitu :
1. Ritmis, Perubahan dalam irama lagu, contohnya lagu yang diciptakan dalam irama pop divariasikan dengan cara dibawakan dengan iringan irama jazz atau dangdut
2. Melodis, berupa penambahan nada dengan jarak nada yang berdekatan
3. Dinamika, Perubahan bunyi keras dan lembut pada bagian lagu sesuai dengan kesan yang akan disampaikan.
Komentar
Posting Komentar